HIDING HOME

 HIDING HOME
Arsitek:Wahyu DJ Sastrowijono
Lokasi:Malang
Luas Lahan:156 m2
Luas Bangunan:125 m2
Fotografer:Muhammad Chottob, W. IAI

Pada saat perancangan, sang pemilik menginginkan sebuah rumah yang ‘bagus dan sesuai’ untuk keluarga penghuninya, yang sebenarnya merupakan permintaan yang terlalu umum untuk bisa diartikan sebagai konsep tertentu. Peran arsitek kemudian menggali apa yang dimaksud sebagai ‘bagus dan sesuai’ itu, Sehingga dalam proses pembicaraan tercetuslah aktivitas-aktivitas yang biasa dilakukan penghuni misalnya lebih suka menerima tamu di areateras yang melihat ke arah Taman. Hal ini sedikit banyak menjadi acuan yang kuat bagi arsiteknya untuk membaca petunjuk kecil yang disampaikan pemiliknya. Alhasil konsep rancangan yang diajukan mendapat persetujuan hampir secara instan. Bahkan proses pembangunannya juga tidak ditunggui oleh pemiliknya karena mempercayakan kepada arsitek.

Lahan peruntukan rumah ini cukup terbatas, namun sang pemilik berkata pada arsitek bahwa ia ingin rumah dengan konsep kebun yang luas. Untuk dengan luas lahan hanya 12 x 12 m², arsitek membagi lahan menjadi dua bagian utama. Salah satu sisi menjadi lahan untuk rumah, sedangkan sisi lainnya menjadi lahan untuk taman. Disamping terdapat batasan pada lahan, karakter pemilik yang suka menerima tamu, juga disiasati dengan adanya taman yang luas tersebut. Namun pemilikjuga memberikan batasan yaitu area taman dan ruang keluarga yang tidak terlihat dari jalan.

Wahyu kemudian membuat semacam dinding pemisah antara luar dan dalam, yang benar-benar mendefinisikan pemisahan antara ruang publik dan privat rumah tinggal. Area carport juga dibuat melebar dengan tujuan memperbesar area yang efektif untuk rumah tinggal. Hal ini menyebabkan rumah memiliki kesan melebar dengan arah hadap mobil yang sejajar dengan rumah pada saat parkir. Penyelesaian inovatif ini dirasa cukup efektif dalam menghemat ruang demi area taman dan rumah yang lebih luas.

Lantai 1 digunakan sebagai ruang keluarga dan kamar tidur anak. Konsep ruang tamu kemudian melebur menjadi satu dalam ruang keluarga dan teras, yang menjadi perluasan ruang keluarga itu. Teras yang melebar menjadi pengganti ruang tamu, dengan didukung pemandangan taman yang penuh dengan pepohonan dan bunga. Hal ini menjadikan konsep rumah yang lebih menyerupai sebuah vila, daripada rumah tinggal yang berkonsep konvensional. Sedangkan lantai 2 diisi dengan kamar tidur utama dan kamar tidur anak serta sebuah ruang keluarga kecil. Balkonnya juga punya akses untuk menikmati pemandangan taman di lantai bawah.

by :

Studio:Wahyu Jatmiko
Instagram:wahyu_dj_sastrowijono
Email:wahyu_studio8@yahoo.co.id
Telepon:081 233 0088 47 / 081 2600 80987

Sumber : Buku 25 Karya Arsitek IAI Malang, Penulis : Probo Hindarto.

Developer

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *