Bekas Pemukiman Pejabat Belanda di Kota Malang Terancam Lenyap
Bekas Pemukiman Pejabat Belanda di Kota Malang Terancam Lenyap
Kawasan jalan bernama gunung di Kota Malang—meliputi Ijen, Semeru, Bromo, Merbabu, Panderman, dan Kawi—merupakan bagian penting dari perencanaan kota era kolonial. Kawasan ini dahulu menjadi permukiman pejabat Hindia Belanda dan tercatat dalam bouwplan Herman Thomas Karsten.
Perubahan yang perlu dikendalikan
Berbagai rumah bergaya Eropa klasik dan art deco masih bertahan, tetapi sebagian telah berubah bentuk atau hilang. Kajian Fakultas Teknik Universitas Brawijaya bersama Pemerintah Kota Malang pada 2005 mencatat perubahan bangunan telah mencapai 38 persen.
Sejak dekade 1980-an, Kota Malang telah memiliki aturan untuk mempertahankan karakter lingkungan perumahan di kawasan jalan gunung. Regulasi perlu diwujudkan dalam perlindungan yang efektif, evaluasi yang jelas, serta dukungan pemeliharaan bagi pemilik bangunan.
Konservasi dan pemanfaatan
Bangunan dapat memperoleh fungsi baru, namun keaslian bentuk dan elemen arsitekturnya perlu dijaga. Pendekatan ini memungkinkan kawasan tetap hidup tanpa kehilangan identitas sejarahnya.
Artikel ini ditata dari arsip Bekas Pemukiman Pejabat Belanda di Kota Malang Terancam Lenyap–Terakota.docx, koleksi Heritage Malang. Sumber awal: Terakota.id, Zainul Arifin, 8 Januari 2017.