KEDIRI WATERPARK

 KEDIRI WATERPARK
Arsitek:Usman Nofianto
Adi Suwono
Budi Setiawan
Lokasi:Desa Pagung, Kab. Kediri, Jawa Timur
Luas Lahan:53.440 m2
Luas Bangunan:16.210 m2
Fotografer:Muhammad Chottob, W. IAI

Kediri Waterpark merupakan proyek impian dari pemilik yang sebenarnya juga seorang arsitek. Untuk menterjemahkan keinginan-keinginan tersebut owner bekerjasama dengan arsitek Usman Nofianto. Ide awalnya adalah menciptakan sebuah destinasi wisata baru di Kediri yang dapat memfasilitasi hiburan bagi masyarakat karesidenan Kediri, meliputi Nganjuk, Jombang, Blitar, Tulungagung, serta tidak menutup kemungkinan dari kota-kota lainnya dari seluruh Indonesia.

Adapun lokasinya berada di barat sungai Brantas, yang dipilih karena merupakan kawasan wisata Kediri, dimana sudah terdapat berbagai situs warisan sejarah dan juga wisata alam, seperti Goa Selomangleng peninggalan Kerajaan Kediri masa Jawa kuno pra Majapahit. Di sekitarnya juga terdapat beberapa objek wisata yang berkaitan dengan sejarah seperti gereja Puhsarang, karya arsitek Henri Maclaine Pont. Disamping itu juga objek wisata lain seperti goa Laler, air terjun Dholo, Sumber Podang dan Gunung Wilis.

Keseluruhan objek dan potensi yang ada, di coba digali untuk diterapkan dalam konsep arsitektural yang ingin ditampilkan dalam desain Kediri Waterpark. Misalnya seperti material batu alam yang melimpah, banyak digunakannya material batu alam dalam bentuk bongkahan utuh yang disusun sedemikian rupa sehingga tampak natural, terlihat pada banyak tempat dan elemen bangunan di dalam kawasan. Kawasan yang memang terdiri dari sebuah lembah juga dieksplorasi agar menampilkan keindahan alam pedesaan dan pegunungan. Tidak adanya cut and fill yang dilakukan secara massif menjadikan kawasan ini juga hadir lebih natural sesuai kondisi landscape.

Adapun detail arsitektural dan cultural divisualisasikan sebagai refleksi dari kebudayaan setempat. Seni jaranan dan wayang Mbah Gandrung yang legendaris turut dimasukkan Sebagai tema budaya lokal yang ingin diangkat. Detail arsitektur dan sculpture divisualisasikan sebagai aksen yang artistik, sekaligus edukatif dan kadang-kadang menampilkan selera humor dengan tujuan rekreatif.Adapun detail arsitektural dan cultural divisualisasikan sebagai refleksi dari kebudayaan setempat. Seni jaranan dan wayang Mbah Gandrung yang legendaris turut dimasukkan Sebagai tema budaya lokal yang ingin diangkat. Detail arsitektur dan sculpture divisualisasikan sebagai aksen yang artistik, sekaligus edukatif dan kadang-kadang menampilkan selera humor dengan tujuan rekreatif.

Dalam proses pembangunannya, cukup banyak penyesuaian yang dilakukan dari gambar ke dalam lapangan, mengingat seringkali kondisi di lapangan tidak sesuai dengan gambar, sehingga harus diatasi pada saat proses pembangunan. Bahkan banyak konsep yang kemudian diselesaikan melalui desain langsung di lapangan, misalnya pada saat membentuk kolam renang, sirkulasi dan akses, sirkuit gokart dan sebagainya. Keseluruhan proses desain juga berkaitan dengan kolaborasi bersama aplikator permainan serta seniman-seniman yang terlibat.

by :

Studio:un Arsitek Studio
Email:u.n.arstudio.arsitek@gmail.com
Web:unarsitekturstudio.blogspot.com
Instagram:usman_nofianto
Telepon:0822 3064 2022
Alamat:Bukit Podang Residence, Desa Pagung, Kec. Semen, Kab. Kediri

Developer

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!